Rabu, 19 Maret 2014

SHORT AWKWARD RANT

HELLO!

It is me again (OBVIOUSLY, DUH) and eventhough I know not many people will read my blog post but I still believe there is certain people out there in interwebs universe that do. I am a very optimistic person sometimes. I have to say I was going to post something about my another something but since I am a busy human being, I forgot that something that I was going to post, so, I post this rant instead.

The idea of posting this rant began when a couple days ago when I was waiting for my friend's class, I browse thru the innernayet to watch Miranda Sings on youtube. There I was, standing in front of a public PC watching Miranda Sings (If you don't know her, you should get your internet life reevaluated). Then people I don't even know passed by one by one behind me and they were looking at my computer screen. I didn't really realize those people were exactly looking at my computer screen until I had an eye contact to some random person via computer screen when the screen went off paused. Really rude but I wasn't really disturbed by it so I kept watching the vid. Or should I say vids. BUT THEN there was actually someone who kept walking back to back behind me and the public PC I'm using like he's ironing something, to see what I'm watching. Like, really?

 

I DO NOT like it when I'm doing my thing, then someone stares at me like I'm a piece of a hot pizza or like I'm Benedict Cumberbatch. No. I DO NOT like to be stared at. Especially when I am currently doing something. Just no.


Rabu, 26 Februari 2014

CATFISHED



So I was running up late a couple days ago to finish some of my tasks on my laptop, I got musics accompanying my work, I also got some feeds from my instagram and twitter to be read when my eyes got fed up from looking at my computer screen. So there I was. In my room. Typing a bunch of words I don’t even follow and don’t even get. 

*type*
*type*

*type*

And suddenly

Weird noises started to crack. First it was like a far-away scratch coming from somewhere in my house. I ignored it. Later, the noise’s getting more louder and noisier, I thought it was a rough tune from my audio so I stopped it but the noise kept coming. I am NOT a scaredy cat so I took a look outside my room.
Nothing happened. The noise gone. I got myself back in front of my computer. Later, I was listening to Watching You by Natalia Kills, a (something EVEN louder) noise came through my earlobes. I was really distracted by it, and because I am not a guppy Flounder, I unlocked my front door and starting to look around outside. It was a cold midnight. Not even a glimpse of fly I see. I came back to finish my work.

*type*
*type*
*type*
*type*

AND

An even LOUUUUDER noise came. This time it’s a meow-y sound. I’m getting upset because I can’t be focused so I went out my room once again and searched for the noise but I found nothing. Nothing but a chocolate leftover (which I instantly ate that time because I’m a normal human being). But when I reached the kitchen, that noise CRACKED. It cracked into a loud purr combinded with a loud scratch. Silly thing was, I can’t find the main place where the sound sounded. I kept on searching until but I can’t find anything. Later...Something meow-ed when I closed the kitchen door. I thought I slammed a cat’s neck within the door so I opened it back & found nothing. Then I looked upside, something moving but I can’t barely see it so I turned my phone’s flash on and. There. Was. Something. Above. The. Door.

THERE WAS A HUGE BLACK CAT SITTING THERE WITH IT’S LIGHTY VISION JUDGING ME



I was shocked I shouted (and nobody’s noticed poor me). IT WAS A BLACK CAT. I thought it was an alien specimen BUT THEN I moved my flash it hissed. It hissed like he’s seeing a ghost (well it should be me the one who hissed that time). The cat was rude and inappropriate and I can’t get rid of it either way because the cat is sitting at the ceiling above my kitchen (you can see the visible inner roofs). 

I thought I was going to experience a scary thing but it turned out to be a cat. Meh

MAYBE I SHOULD THANKED THE CAT BECAUSE NOW I HAVE A NEW POST BECAUSE OF IT

Kamis, 06 Februari 2014

2014!

HYE EVERYONE!

First things first, happy new year! I know it's been 2 months late (DUH) but better late than never, so, happy new year. I don't have any new years resolutions like any other people. Not that I'm not an unorganized person, but because I just don't know what things I should put into my resolutions department. Maybe I should put more blog posts into it so ya more posts will pop this 2014...I hope. Anyways, 2013 had been a tough year for me because I lost my beloved grams and I lost (I should say we /gleeks/) lost our quarterback, Cory Monteith. Took me around 3 months to fully regained from the sadness situation I struggled everyday. 
I also improved my Spanish skills in 2013 which is awesome because now I can watch telenovela more easily, eventhough I haven't learn it perfectly, estoy feliz y contento. I also memorized a couple new Spanish songs, such as The Way by Ariana Grande and A Year Without Rain by Selena Gomez. Hmm what else happened in 2013...Oh ya fetch has not become a trend for almost 9 years, I feel bad for Gretchen. I hope fetch will become a trend this year. Also, Miley Cyrus twerked and became a worldwide sensation by sticking her tongue a lot and by putting her hair like Cynthia from Rugrats on her daily basis.
Okay so thanks for reading my first entry in 2014 ever. I'll post more entries soon. Bye-bye!

Sabtu, 26 Oktober 2013

ANALISIS PENGARUH KEDALAMAN, SUHU, DAN SALINITAS TERHADAP KECEPATAN SUARA DI SAMUDERA HINDIA



Samudera Hindia yang saya ambil datanya merupakan samudera yang berada di daerah antara Australia Selatan dan Australia Barat, terletak pada 30.0000° S dan 135.0000° E. Samudera Hindia memiliki suhu rata-rata sekitar 14 hingga 17oC, arus pada letak samudera yang saya ambil pun rata-rata tidak terlalu kencang karena terhalang oleh benua Australia dan karena adanya rangkaian karang. Pada dasar samudera yang berbatasan dengan benua Asia terdapat pusat tubrukan antara lempeng Asia dan lempeng dasar samudera sehingga menjadi daerah labil atau pusat gempa bagi negara-negara Asia seperti Indonesia, India, Afghanistan dan Iran. Samudera Hindia jarang menimbulkan badai besar seperti Samudera Pasifik, sehingga pelayaran melalui Samudera Hindia relatif aman.

Profil Grafik Musim Peralihan 2

Profil Grafik Musim Timur

Profil Grafik Musim Peralihan 1

Profil Grafik Musim Barat




Profil grafik dari keempat musim yang telah dicantumkan diatas menunjukkan bahwa profil suhu atau temperatur tidak menampakan suatu perubahan besar terhadap kedalaman. Penurunan temperatur rata-rata terjadi secara konstan pada lapisan deep layer yang dikarenakan kurangnya intensitas cahaya matahari dan adanya arus dan tekanan yang tinggi pada lapisan tersebut. Lapisan deep layer adalah lapisan yang berada di kedalaman 1500 m ke bawah di dasar laut.
Gelombang suara dapat didefinisikan sebagai suatu gelombang yang bergerak pada suatu media yang pada umumnya bergerak dengan kecepatan 760 mil per jam. Perlu diketahui bahwa cepat rambat suatu gelombang suara akan bergerak jauh lebih cepat pada media air, dalam hal ini air laut, cepat rambatnya bisa sampai empat kali lebih cepat daripada di udara. Dapat dilihat pada keempat grafik kecepatan suara pada setiap musim diatas bahwa kecepatan suara semakin berkurang seiring dalamnya suatu perairan laut. Hal ini berkaitan dengan penurunan suhu yang juga semakin menurun di setiap grafik di setiap musimnya. Kecepatan suara bergantung pada densitas suatu media, apabila media tersebut memiliki suhu rendah, maka densitas atau kerapatan partikelnyapun rendah, yang mengindikasikan kurang tingginya cepat rambat gelombang suara. Hal lain yang mempengaruhi cepat rambat gelombang suara pada perairan adalah modulus bulk, dimana semakin besar nilai modulus bulk pada zat cair maka cepat rambat bunyi pada zat cair tersebut akan semakin besar. Modulus bulk pada perairan laut sendiri akan memiliki nominal yang lebih besar pada perairan berpartikel lebih beragam, dalam hal ini memiliki salinitas yang tinggi, karena semakin tinggi salinitasnya, semakin tinggi kerapatan partikel suatu perairan tersebut, ditambah dengan tingginya temperatur maka dapat disimpulkan adanya  keterkaitan antara suhu dan salinitas permukaan dan kedalaman laut pada kecepatan gelombang suara.
Salinitas setiap musim terlihat bahwa tingkat salinitas lebih besar di permukaan perairan daripada di kedalaman, dikarenakan pada daerah perairan ini terjadi evaporasi yang tinggi. Dapat dilihat juga bahwa pada musim barat salinitas permukaan lebih rendah daripada musim lainnya, karena pada musim barat terjadi hujan yang mengakibatkan sedikitnya evaporasi dan naiknya massa air permukaan karena hujan. Salinitas tertinggi terjadi pada musim peralihan 1, hal ini disebabkan penurunan curah hujan yang terjadi antara bulan Februari dan bulan Maret. Hal yang sama juga berlaku pada grafik suhu yang lebih rendah pada musim barat dan tinggi pada musim peralihan 1 yang disebabkan oleh faktor penurunan curah hujan dan peningkatan intensitas cahaya matahari. Dari grafik diatas dapat dilihat pula penurunan selalu terjadi pada kisaran kedalaman 200m hingga 400m, baik penurunan kecepatan gelombang suara, salinitas, atau temperatur.

DAFTAR PUSTAKA

http://oseanografi.blogspot.com/2005/07/salinitas-air-laut.html
http://www.scribd.com/doc/54314353/Salinitas
Nontji, A. (2007). Laut Nusantara. Jakarta: Djambatan.
Surya, Yohanes. (2003). Fisika itu Asyik 2. Jakarta: PT SDM.
Wigen, Kären. (2007). Seascapes: Maritime Histories, Littoral Cultures, and Transoceanic Exchanges. University of  Hawaii


THX!

Rabu, 29 Mei 2013

Delta Sungai Torasi


Delta yaitu tanah datar hasil pengendapan yang dibentuk oleh sungai, muara sungai, dimana timbunan sediment tersebut mengakibatkan propagradasi yang tidak teratur pada garis pantai (Coleman, 1968; Scott & Fischer, 1969).Pengertian lain dari delta adalah suatu bentuk yang menjorok keluar dari garis pantai (seperti huruf D), terbentuk saat sungai masuk ke laut, dengan banyaknya suplai sedimen yang dibawa air sungai lebih cepat dibanding proses pendistribusian oleh proses-proses di pantai Sungai akan mengendapkan bebannya di daratan jika tidak mampu lagi mengangkutnya. Ini dapat terjadi pada lekuk lereng, sisi dalam meander, pertemuan antara dua aliran sungai, dan pada perubahan graden. Tetapi endapan juga terjadi jika sungai masuk ke dalam danau atau laut, maka akan terbentuk delta.
Delta memperlihatkan banyak macamnya dalam bentuk dan lekuk. Pada puncak delta, saluran sungai terbagi dalam beberapa cabang- cabang yang menyebar dan disebut distribution yang melintang pada permukaan delta melepaskan endapan pada ujung delta. Beberapa delta mempunyai kenampakan seperti kipas alluvial, tetapi berbeda – beda satu sama lain, perbedan tersebut yaitu :
Pengendapan pada delta disebabkan oleh pengurangan kecepatan aliran yang masuk ke dalam air laut yang tetap (laut atau danau)
Perluasan delta secara vertikal terbatas, air the base level merupakan dari pertumbuhan ke atas.
Kemiringan permukaan delta dapat diketahui lebih datar daripada besar kipas alluvial.
Proses yang Mempengaruhi Pembentukan Delta:
1. Iklim
Iklim berpengaruh terhadap proses fisika, kimia, dan biologi dalam semua komponen sistem sungai. Pada daerah tropis, penyediaan volume air permukaan besar. Pelapukan fisika dan kimia berpengaruh terhadap tingkat sedimentasi.
2. Debit Sungai
Debit sungai tergantung dari faktor iklim, mempengaruhi bentuk geometri delta. Delta dengan debit air dan sedimennnya tinggi dan konstan tiap tahunnya menghasilkan suatu tubuh pasir yang panjang dan lurus serta umumnya membentuk sudut yang besar terhadap garis pantai. Sebaliknya bila produk sedimen serta variasi debit air setiap tahunnya berbeda, maka terjadinya perombakan tubuh-tubuh pasir yang tadinya diendapkan oleh proses-proses laut dan cenderung membentuk tubuh delta yang sejajar dengan garis pantai.
3. Produk Sedimen
Delta tidak akan terbentuk jika produk sedimennya terlalu kecil.
4. Energi gelombang
Energi gelombang merupakan mekanisme penting dalam merubah dan mencetak sedimen delta yang berada di laut menjadi suatu bentuk tubuh pasir di daerah pantai.


5. Proses Pasang Surut
Beberapa delta mayor di dunia didominasi oleh aktivitas pasang yang kuat. Diantaranya adalah delta Gangga-Brahmanaputra di Bangladesh, dan delta Ord di Australia.
6. Arus pantai
Arus pantai mengorientasikan tubuh-tubuh pasir hingga membentuk sejajar atau hampir sejajar dengan arah aliran sungai.
7. Kelerengan paparan
Kelerengan paparan benua sangat berperan dalam menentukan pola perpindahan delta, yang terjadi dalam waktu yang cukup lama.
8. Bentuk Cekungan Penerima dan proses Tektonik
Bentuk cekungan penerima merupakan pengontrol terhadap konfigurasi delta serta pola perubahannya. Daerah dengan tektonik yang aktif dengan akumulasi sedimen yang sedikit, sulit terbentuk delta . sebaliknya untuk daerah dengan tektonik pasif dan akumulasi sedimen yang banyak akan terbentuk delta yang baik.
Syarat-syarat lain untuk terbentuknya suatu delta, antara lain :
Ada sungai yang menuju ke laut atau danau.
Lautnya dangkal.
Gelombang atau arus laut yang ada sangat kecil.
Tidak ada gerakan tektonik yang menyebabkan penurunan dasar laut atau danau di tempat muara sungai tersebut
Arus pasang surut tidak kuat.
Dari waktu ke waktu material batuan yang diendapkan di laut atau danau cukup besar.
Saya akan membahas tentang Sungai Torasi dan delta sungainya. Sungai Torasi berada di daerah Kecamatan Domonggi, Kabupaten Merauke, Propinsi Papua adalah merupakan bagian muara dari Bensbach River yang terkenal dengan daerah wisata alam yang berada pada wilayah Papua New Guinea sedangkan pada sebelah utara, daerah ini berbatasan dengan Republik Palau. Banyak rusa tinggal di sekitar Sungai Torasi. Luas badan air aktual dari Sungai Torasi adalah 95 ha. Luas badan air potensial adalah 88.180 ha. Luas daerah aliran sungai Torasi adalah 479.167 ha.
Aliran sungai Torasi dari utara di wilayah Papua Nugini mengalir ke selatan dan bercabang ke laut di wilayah Indonesia, lebih tepatnya bermuara ke laut Arafura. Muara sungai Torasi merupakan salah satu titik ikat garis batas keduawilayah Negara tersebut. Tipe vegetasi penyusun SungaiTorasi terdiri dari hutan monsoon, hutan jarang lahan kering, padang rumput lahan basah, grup tumbuhan mengapung (floating plant), grup tumbuhan yang sebagian tubuhnya muncul dipermukaan (emergence plant), grup tumbuhan yang seluruh tubuh-nya di bawah permukaan air (sub-merged plant). Hutan monsoon dicirikan dengan adanya tumbuhan palem dan  rotan hutan (Flageria indica). Hutan jarang dicirikan dengan dominasi tumbuhan dari family Myrtacea seperti Melaleuca spp. Grup tumbuhan mengapung didominasi oleh tebu rawa (Hanguana malayana). Grup tumbuhan yang menonjol dipermukaan seperti teratai dan rumput pisau. Grup tumbuhan yang seluruh tubuhnya di bawah air seperti Hydrilla spp. Tutupan vegetasi tersebut hidup pada ekosistem lahan basah, yang perkembangannya mengikuti perkembangan dasar perairan. Adanya pedangkalan dasar sungai dapat menyebabkan perubahan tutupan tanaman tersebut, dengan perubahan pola vegetasi dari lahan basah ke lahan kering.  
Terdapat 6 klasifikasi hutan yang menyebabkan perubahan vegetasi dari Sungai Torasi, serta deltanya, yaitu hutan rapat, hutan jarang, hutan bush, padang rumput, lahan gambut dan badan air. Kategori penutup lahan hutan memiliki peranan penting dalam mengatur tata air di daerah aliran  sungai Torasi. Semakin rapat vegetasi semakin baik untuk memperlambat aliran permukaan. Begitu pula pada daerah-daerah aliran sungai yang dangkal ditutupi oleh tumbuhan akuatik. Akibatnyaaliran air dari dan ke dalam badan sungai menjadi terhambat. Salah satu fenomena yang sangat nyata adalah adanya pertumbuhan tebu rawa, rumput pisau danrumput kasim yang sangat rapat menutupi daerah aliran dari sisi selatan sungai.
Delta Sungai Torasi termasuk pada delta sungai stadium dewasa karena gradien yang lebih kecil, erosi yang terjadi adalah erosi lateral atau erosi ke arah samping, mengalami pendataran dasar sungai, lembah yang ada di Sungai Torasimembentuk huruf u, terdapat dataran banjir (flood plain) dan kelokan (meander), serta cenderung tidak ada erosi di dasar sungai. Merupakan lingkungan transisi. Terjadinya dipegaruhi oleh lingkungan sungai dan laut. Dimana aliran sungai membawa material-material kasar bertubrukan dan bertabrakan dengan material-material halus yang dibawa oleh arus laut. Meghasilkan material-material yang tidak simetris.Sungai Torasi sendiri merupakan lingkungan transisi. Terjadinya dipegaruhi oleh lingkungan sungai dan laut dimana aliran sungai membawa material-material kasar bertubrukan dan bertabrakan dengan material-material halus yang dibawa oleh arus laut. Meghasilkan material-material yang tidak simetris, ukuran butir kasar, bentuk butirnya Anhedral, terdapat jenis dan jumlah matrik lebih banyak dari delta lain,p orositas baik atau besar, serta permeabilitas baik atau besar.